Flores Ecotourism » Berita

Merekam Suara Unik Burung Endemik Flores

Pamela C Rasmussen, peneliti asal Departement of Zoology dan MSU Museum, Michigan State University, East Lansing, Michigan, Amerika Serikat, selama tiga hari melakukan pengamatan sekaligus merekam suara burung endemik di hutan Flores Bagian Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rasmussen yang diidampingi Samuel Rabenak, staf Burung Indonesia Program Mbeliling, mengaku puas dengan hasil perburuannya ini. Selama berada di hutan sejak pukul 03.00 WITA hingga menjelang sore, ia berhasil merekam suara empat jenis burung endemik Flores yang sangat terkenal tersebut.

Keempat burung itu adalah celepuk flores (Otus alfredi), kehicap flores (Monorcha sacerdatum), serindit flores (Loriculus flosculus), dan gagak flores (Corvus florensis). Suara keempatnya didapatkan Rasmussen di Hutan Mbeliling, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat; Hutan Kawasan Ranamese, Kecamatan Borong, Manggarai Timur; dan Hutan Lusang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Rasmussen mengaku, sejak hari Minggu (29/7/2012) ia memulai perburuan dari Tebodo, Puarlolo di kawasan hutan Mbeliling. Lalu Senin di kawasan hutan Danau Ranamese dan dilanjutkan sore hari di kawasan hutan Lusang atau Gololusang. Terakhir, Selasa (31/7/2012) di Gunung Ranaka atau Pocoranaka untuk melakukan pengamatan dan perekaman suara burung.  Menurut Rasmussen, sudah 40 negara yang didatanginya guna mengamati dan merekam suara burung.

Samuel Rabenak mengaku puas dan bangga dapat mendampingi Rasmussen. Menurut Sam, apa yang diharapkan oleh peneliti terkenal asal Amerika tersebut berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

Berita lengkapnya silakan lihat di Kompas

Artikel Terkait